Case tower biasanya didesain untuk duduk secara vertikal
di lantai di bawah meja. Untuk menyediakan ruang kerja yang lebih luas pada
meja, beberapa pengguna awalnya menyusun case desktop secara berdiri di samping
mereka di bawah meja. Ini mendorong produsen komputer untuk mengembangkan case yang
memang dapat diletakkan di bawah meja. Secara umum, case tower memiliki jendela
(bay) yang cukup untuk floppy drive, drive CD-ROM, tape drive, drive DVD, dan
lain sebagainya yang mungkin dipasang. Desain internal sistem tower mirip
dengan desain internal unit desktop. Case tower meliputi tiga ukuran:
- mini tower
- mid tower
- full-size tower
Mini tower dan mid tower ditunjukkan pada gambar diatas,
ukurannya lebih pendek dan lebih murah daripada model full-size. Satu hal
penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih tower yang lebih kecil adalah
ketersediaan cukup ruangan untuk penambahan internal (internal add-ons) atau
disk drive.
Catatan:
Peralatan external dapat ditambahkan pada komputer mini
dan mid tower bila ruang di dalam case tidak cukup untuk peralatan internal.
Umumnya, peralatan external sedikit lebih mahal dan menggunakan port external.
Skema akses yang mudah telah banyak dibuat untuk
memungkinkan akses cepat atau nyaman di dalam case sistem. Beberapa tower,
sebagai contoh, menggunakan tray yang dapat dilepas sehingga motherboard dan
kartu I/O dapat dipasang sebelum dimasukkan ke dalam case.
Perlu dicatat bahwa karakteristik lubang udara pada
beberapa unit tower cenderung kurang mencukupi karena kartu-kartu I/O di-mount
secara horizontal. Saat panas yang dihasilkan oleh papan meningkat maka akan
melewati bagian atas papan, yang kemudian menimbulkan panas tambahan. Karena
itu, kebanyakan case tower menyertakan kipas case sekunder untuk membantu
meningkatkan aliran air dan membuang kelebihan panas
0 komentar:
Posting Komentar