Tape drive biasanya digunakan sebagai peranti untuk
backup data pada disk drive server jaringan. Peranti tape (pita) dikenal karena
perfomanya yang tahan lama. Performa tersebut sebagian disebabkan karena
mekanisme drive tape yang terdapat pada
beberapa sistem.
Ada beberapa macam peranti tape yang menggunakan beberapa
format tape berbeda untuk menyimpan data. Kebanyakan drive tape juga dapat
mengkompresi (memadatkan) data sebelum disimpan di dalam tape. Kebanyakan rasio
kompresinya adalah 2:1. Hal ini menggandakan kapasitas penyimpanan tape.
a. Quarter Inch
Cartridge (Cartridge Seperempat Inci)
Di tahun 1972, 3M menciptakan Quarter Inch Cartridge
(QIC, dibaca quick). QIC adalah salah satu standar tape. Seperti tampak pada
namanya, tape yang digunakan pada QIC selebar satu-seperempat inci. Ada banyak
versi QIC tape drives setelah beberapa tahun. QIC tape drive pertama menempel
pada pengatur floppy disk pada komputer. Versi yang lebih baru dapat
ditempatkan pada port paralel komputer. Selain itu versi belakangan menggunkaan
interface hard disk drive IDE. Standar QIC membatasi kapasitas penyimpanan dan
digunakan hanya pada server jaringan tingkat-masukan (entry-level).
b. Travan
Cartridge Tape
Imation Company, pecahan dari keluaran terdahulu
(spin-off) 3 M, memperkenalkan standar Travan cartridge tape pada 1994. Travan
berbasis teknologi QIC. Dalam kebanyakan kondisi, ia dapat membaca dan juga
menulis sesuai dengan beberapa QIC tape cartridge, atau mampu membaca QIC
cartridge. Travan tape drive memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih tinggi
daripada QIC tape drives yang lebih lama. Kebanyakan standar yang digunakan
pada Travan tape drive adalah kompresi hardware. Hal ini akan membebaskan
beberapa prosesor server, membuatnya mampu melakukan proses lain pada waktu
bersamaan. Travan tape drive mampu mem-back up server jaringan kelas bawah
(low-end), namun relatif lambat. Kecepatan backup sekitar 1 MBps.
c. 8mm Tape (Pita
8mm)
Exabyte Corporation mempelopori teknologi pita yang
digunakan pada pita 8 mm. Teknologi ini menggunakan pita yang sama dengan pita
video 8mm dan sistem pindai putar
(helical scan) yang digunakan pada VCR. Teknologi pita 8mm Mammoth adalah
perkembangan dari teknologi pita 8mm asli dengan kapasitas penyimpanan yang
lebih tinggi dan kecepatan transfer yang lebih tinggi.
d. Advanced
Intelligent Tape
Teknologi Advance Intelligent Tape (AIT) awalnya
dikembangkan oleh Sony dan diperkenalkan pada tahun 1996. Teknologi AIT
menggunkan pita 8mm yang menggunakan hardware perekam pindai putar (helical
scan) seperti pada VCR. Pita AIT memiliki memori pada cartridge pita. Ini
dikenal sebagai Memory-In-Cassette (MIC). MIC menyimpan catatan pita untuk
memfasilitasi penempatan tempat sebuah file pada sebuah sistem pemulihan. Untuk
informasi lainnya mengenai teknologi AIT, lihat web site Forum AIT pada http://www.aittape.com/.
e. Digital Audio
Tape
Standar pita Digital Audio Tape (DAT) menggunakan pita
audio digital 4 mm untuk menyimpan data dalam format Digital Data Storage
(DSS). Kini terdapat empat standar DDS yang berbeda. Gambar 6 merangkum standar
pita DAT.
f. Digital Linear
Tape
Teknologi Digital Linear Tape (DLT) menawarkan kemampuan
backup pita berkapasitas tinggi dan berkecepatan tinggi. Pita DLT menyimpan
informasi pada pita dalam format linear. Ini tidak seperti teknologi pita 8mm
yang menggunakan teknologi penyimpanan pindai putar (helical scan). DLT tape
drive mendukung kapasitas penyimpanan tinggi. Tergantung pada media yang
digunakan, DLT tape drive dapat menyimpan hingga 70 GB data terkompres dengan
kecepatan transfer tinggi. Namun, DLT tape drive cukup
mahal.Gambar 7 membandingkan format pita DLT.
g.
Linear
Tape-Open
Hewlett-Packard,
IBM, dan Seagate mengembangkan teknologi Linear Tape-Open (LTO). LTO dikenal
dalam dua bentuk yang berbeda. Salah
satu bentuk, Ultrium, didesain untuk kapasitas penyimpanan tinggi. Lainnya,
Accelis, dibuat untuk akses cepat. Untuk informasi
lebih lanjut mengenai teknologi pita LTO, lihat ada web site LTO http://www.lto-technology.com/.
h. Tape Arrays
Beberapa vendor server jaringan menawarkan susunan drive
pita degan karakteristik toleransi-kesalahan. Kebanyakan teknologi ini
mengugnakan empat tape drive serupa dan menggunakan versi pita RAID, disebut
juga dengan redundant array of
independent tapes (RAIT). RAIT dapat digunakan untuk memencerminkan tape
drives, atau memperlakukannya sebagai potongan data sama hingga minimal tiga
tape drive. Sehingga bila sebuah pita rusak atau hilang, data masih bisa
diselamatkan.
i. Tape
Autochargers
Tape autocharger, disebut juga sebagai tape auto loader
(pita auto load), memungkinkan tape drive di-load pada pita baru sementara pita
yang digunakan telah penuh saat melakukan backup. Ini membebaskan operator dari
keharusan melepaskan satu pita dan memasukkan pita yang baru. Hal ini sangat
membantu karena backup biasanya dilakukan pada tengah malam. Kebanyakan tape
autochangers mendukung unloading (melepaskan) dan loading (memasang) sepuluh
pita atau kurang.
j. Tape Libraries
Tape library umumnya adalah sistem eksternal yang
memiliki tape drive berganda, sepuluh atau ratusan pita, dan mekanisme otomatis
untuk menempatkan pita. Alat ini dapat me-load pita ke dalam tape drive dan
mengembalikan pita pada tempat yang seharusnya. Tape libraries
adalah sistem backup canggih.
k.
USB
Flash Memory
USB Flash
Memory adalah tipe peranti penyimpanan yang relatif baru. Alat ini dapat
menyimpan ratusan kali data pada floppy disk. Tersedia untuk menyimpan 16 MB,
32 MB, 64 MB, 128 MB, 256 MB, 512 MB dan 1 GB. USB 1.1 memiliki kecepatan baca
hingga 1 MB/s dan kecepatan tulis hingga 900 KB/s. Versi terbaru adalah USB 2.0
yang memiliki kecepatan baca hingga 6 MB/s dan kecepatan tulis hingga 4.5 MB/s.
0 komentar:
Posting Komentar